
Nusantara Signal
"We build the systems behind Indonesia's climate commitments." Peta partikel WebGL berubah menjadi alur PLAN, FUND, TRACK, lalu Signal log berisi platform yang bisa dicek langsung. Kesan: visioner, berskala nasional.
Platform buatan Etuya dipakai kementerian dan pemerintah daerah, tetapi etuya.id masih memakai template 2018, belum memuat proyek terbaru, dan sulit dibaca di ponsel. Halaman ini merangkum redesign-nya: tiga arah desain, satu sudah dipilih dan berjalan dalam dua bahasa.
Situs lama menjual Etuya terlalu murah. CONNECT, CBT/RCBT, RANES, dan ABgI tidak tampil, halaman tidak dirancang untuk ponsel, SEO kosong, dan tautan KOICA sudah mati.
Tiga prototipe homepage dalam dua bahasa. Opsi B lengkap: Home, About, Services, Work dengan 11 studi kasus bersumber, dan Contact, dengan screenshot dari platform live.
Setujui arah B atau gabungannya, konfirmasi nomor dan email resmi, kirim foto dokumentasi dan logo vektor. Setelah itu versi produksi bisa dimulai.
Copy ditulis ulang dari satu copy deck: setiap klaim punya bukti, setiap proyek punya tautan ke platform aslinya dan daftar sumber. Studi kasus dibangun dari satu template berbasis data, sama seperti cara kerja CMS di versi produksi.
Setiap halaman punya versi Inggris dan Indonesia. Pindah bahasa lewat tombol EN / ID di pojok kanan atas; tombol itu membuka halaman yang sama dalam bahasa lain.

"We build the systems behind Indonesia's climate commitments." Peta partikel WebGL berubah menjadi alur PLAN, FUND, TRACK, lalu Signal log berisi platform yang bisa dicek langsung. Kesan: visioner, berskala nasional.

"Climate decisions deserve better data." Berwibawa seperti laporan iklim: perjalanan satu aksi iklim dari rencana sampai pelatihan, studi kasus dengan daftar sumber, dan FAQ untuk pengadaan. Kesan: tepercaya, berbasis riset.

"Climate policy, running as software." Pengunjung memilih perannya, mencoba demo penandaan anggaran ala CONNECT, lalu membuka platform aslinya. Kesan: praktis, terbukti bekerja.
Hasil audit etuya.id tanggal 29 September 2026. Masalah terbesarnya bukan hanya tampilan: isi situs tertinggal jauh dari kondisi perusahaan saat ini, dan fondasi teknisnya menyulitkan pembaruan.
Tidak ada tag meta viewport. Di ponsel 375 px, halaman dirender selebar 981 px lalu diperkecil ke skala 0,38, sehingga teks nyaris tidak terbaca tanpa zoom. Padahal banyak pejabat dan mitra membuka tautan dari WhatsApp di ponsel.
CONNECT (Kemenkeu), dashboard CBT/RCBT, RANES (Bappenas dan UNDP), Marine Debris E-Learning (KLHK dan GIZ), dan ABgI Knowledge Hub belum ada. Kemenkeu dan UNDP belum tercantum sebagai mitra. Proyek paling bergengsi justru tidak terlihat.
Beranda hanya punya meta charset: tanpa meta description, Open Graph, maupun data terstruktur. Semua halaman proyek memakai judul yang sama persis, jadi Google dan pratinjau WhatsApp atau LinkedIn tidak bisa membedakannya.
Situs dibangun dari template SaaSLand (DroitThemes). Masih ada 12 tautan ke demo template (Digital Shop, Home Gadget, dan lain-lain) di kode, dan halaman detail proyek memuat gambar dari server demo template.
Halaman SIMBANGDA (work_02.html) menampilkan "File not found", gambar iphonex1.png di beranda gagal dimuat (404), dan tombol "Visit Website" proyek KOICA mengarah ke koicaindonesia.id yang domainnya sudah tidak terdaftar (NXDOMAIN).
Halaman detail proyek masih memuat tautan "droitthemes.net/buy/saasland" (halaman pembelian template) dan gambar dari server droitthemes.com. Pengunjung yang jeli akan melihat situs ini dibangun dari template.
WhatsApp di situs 0821-2529-9990, sedangkan di PDF 2026 0821-3456-1990. Email di situs info@etuya.id, di PDF etuyaenviroalfa@gmail.com. Alamat kantor Permata Hijau tidak muncul sama sekali di situs.
Tidak ada halaman About (menu "About" hanya melompat ke bagian layanan). Empat disiplin tim, cara kerja, alamat, dan posisi "Data-to-Nature Nexus" tidak dijelaskan. Belum ada versi Bahasa Indonesia.
HTML statis dengan jQuery 3.2.1, Bootstrap 4, WOW.js, Slick, Isotope, dan Typed.js. Tidak ada CMS, sehingga setiap proyek baru harus ditambahkan manual oleh developer.
Palet biru, merah muda, dan ungu berasal dari template, sementara profil 2026 memakai navy, hijau, dan motif alam-data. Logo hanya tersedia sebagai PNG 156x40 px, jadi buram di layar retina. Perlu versi SVG.
"Our Colaboration Partner", "Let's Our Work Talk!", dan "developments transformation" terbaca kurang profesional bagi mitra internasional. Hero "Cope Climate Change with Technology" juga janggal secara tata bahasa.
Ilustrasi ikon stok dan mockup perangkat tidak memperlihatkan kekuatan asli Etuya, yaitu platform nasional yang benar-benar dipakai kementerian.
PDF yang kamu kirim menjadi sumber utama konten. Semua fakta di prototipe diambil dari PDF ini dan dari situs sekarang, tanpa tambahan klaim.
Logo baru (dengan daun di huruf e) diambil dari PDF dan dibuat transparan untuk prototipe. Untuk produksi tetap perlu file vektor asli.
Tiap opsi memakai bagian berbeda dari palet ini: A hijau glow di atas gelap, B biru situs di atas kertas, C gradien penuh sebagai karya visual.
Diambil langsung dari halaman publik pada 29 September 2026 dengan Chrome headless, tanpa login. Screenshot ini dipakai di studi kasus dan galeri Opsi B, sehingga pengunjung bisa langsung mencocokkan dengan platform aslinya lewat tombol "Visit the platform".








Bukan bagian dari redesign, tapi penting untuk tim karena platform ini ditampilkan sebagai portofolio.
Beberapa panel di beranda gagal dimuat. Endpoint rekap_anggarandetail_total_pengurangan_kerugian_* di backend-connect.kemenkeu.go.id mengembalikan 404, data_anggaran_kl_by_jenis_sektor diblokir CORS, dan beranda.js melempar beberapa error. Satu angka utama tampil "N/A". Kemungkinan versi FE dan BE produksi tidak sejalan.
Halaman abgi.or.id/map/ mengembalikan HTTP 500, dan beranda memunculkan satu error JavaScript. Peta di halaman Data dan Informasi tetap tampil.
Dilindungi tantangan anti-bot Cloudflare, jadi tidak bisa (dan tidak boleh) diambil otomatis. Kalau ingin screenshot AKSARA terbaru, ambil manual dari browser yang sudah login, lalu kirimkan untuk dimasukkan.
Domain koicaindonesia.id sudah tidak terdaftar. Di situs baru proyek ini tetap tampil dengan screenshot lama tanpa tautan keluar.
Tidak ditemukan URL publik. Tetap memakai tampilan tipografis dan potongan gambar dari company profile.
Situs lama hanya satu halaman panjang ditambah tujuh halaman proyek. Struktur baru memberi setiap proyek halaman studi kasus sendiri, menambahkan halaman profil yang sesungguhnya, dan hadir dalam dua bahasa.
Template studi kasus: ringkasan (mitra, peran Etuya, teknologi) lalu konteks dan regulasi, apa yang dibangun (modul), arsitektur teknis, galeri, hasil yang bisa diverifikasi, proyek terkait, dan ajakan kontak. Migrasi: URL lama seperti work_01.html diarahkan (redirect 301) ke /en/work/aksara dan seterusnya supaya peringkat pencarian tidak hilang.
Semua opsi berbagi konten, alur cerita, dan aturan kualitas yang sama: responsif sampai lebar 360 px, mode gerak dikurangi (prefers-reduced-motion), kontras AA, dan SEO dasar lengkap.



Geser bobot sesuai prioritas Etuya. Nilai tiap opsi (skala 1 sampai 5) adalah penilaian desain saya setelah meninjau prototipe, bukan data pengguna. Bawa ke diskusi tim sebagai titik awal.
| Aspek | A. Nusantara Signal | B. Field Report | C. Living Lab |
|---|---|---|---|
| Kesan yang dibangun | Canggih, visioner, skala nasional | Berwibawa, riset, tepercaya | Inovatif, praktis, terbukti bekerja |
| Tema | Gelap, hijau glow | Terang kertas, biru kobalt | Terang, gradien merek |
| Animasi utama | Partikel WebGL yang berubah bentuk mengikuti scroll | Kontur topografi generatif, isian kata demi kata, scroll horizontal | Shader gradien, kartu 3D, demo interaktif, transisi tampilan |
| Bobot halaman | Paling berat (Three.js dan data peta) | Paling ringan | Sedang |
| Cocok untuk halaman dalam | Perlu versi yang lebih tenang | Sangat cocok, sistemnya siap dipakai ulang | Cocok untuk studi kasus produk |
| Perkiraan usaha produksi | Tertinggi | Terendah | Menengah |
Tim frontend Etuya sudah memakai React, TypeScript, Tailwind, dan Vite. Rekomendasinya memanfaatkan keahlian itu tanpa mengorbankan kecepatan dan SEO situs profil.
Perkiraan kasar untuk 1 sampai 2 developer. Durasi akhir tergantung opsi yang dipilih dan kesiapan konten.